12 Manfaat Minyak Bulus Dan Cara Menggunakannya

12 Manfaat Minyak Bulus Dan Cara MenggunakannyaPada masyarakat umum di Indonesia, nama minyak bulus mungkin masih terdengar asing. Kata bulus sendiri memiliki arti kura-kura atau penyu air tawar, jadi yang disebut minyak bulus adalah minyak yang berasal dari kura-kura atau penyu dan kemudian dijadikan obat trdisional. Pengolahannya sendiri dilakukan secara tradisonal, yaitu dengan cara menjemur lemak dari bulus pada sinar matahari yang kemudian berubah menjadi minyak. Akan tetapi, ada juga proses pengolahannya dengan cara menggoreng lemak bulus tersebut untuk mendapatkan minyaknya.

Minyak bulus biasanya terdapat pada daerah, yang memang memiliki jumlah populasi kura-kura atau penyu air tawar yang sangat banyak. Sehingga masyarakat setempat mengolah bulus tadi menjadi minyak bulus, dan kemudian dijual di pasar atau dipinggir jalan. Sudah sangat banyak minyak bulus yang saat ini beredar di masyarakat, sehingga untuk mendapatkannya sangat mudah.

Minyak bulus sendiri terdapat 2 jenis, yang pertama minyak bulus berwarna kuning kental atau minyak bulus asli, dan yang kedua minyak bulus yang warnanya putih. Kedua minyak bulus ini pada dasarnya sama-sama berasal dari kura-kura atau penyu air tawar, hanya saja perbedaannya terdapat warna dan proses pengolahannya.

Manfaat minyak bulus warna kuning kental (asli)

Minyak bulus yang termasuk katergori obat tradisional ini, dipercaya oleh masyarakat mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Selain kesehatan, minyak bulus juga digunakan untuk perawatan tubuh bagi pria dan juga wanita dewasa. Berikut 7 manfaat minyak bulus kuning kental (asli) :

1. Bisa mengobati berbagai macam penyakit kulit, seperti borok, eksim, koreng, gatal-gatal, dan lain sebagainya.

2. Bisa membantu mempercepat penyembuhan luka bakar pada kulit.

3. Minyak bulus kuning kental bisa digunakan sebagai perawatan wajah, seperti keriput, flek hitam, dan juga kerutan.

4. Bisa mencerahkan kulit yang kusam.

5. Bisa digunakan sebagai pengganti minyak urut.

6. Minyak bulus kuning kental ini, bisa digunakan sebagai obat untuk mengencangkan kembali payudara dan juga mengencangkan otot pada bagian organ reproduksi wanita.

7. Pada pria dewasa, minyak bulus bisa digunakan sebagai obat untuk mengoptimalkan bagian organ reproduksinya.

Untuk minyak bulus warna putih, memiliki manfaat yang tidak jauh berbeda dengan minyak bulus kuning kental (asli). Berikut manfaat minyak bulus berwarna putih:

1. Bisa mengatasi atau mengobati luka bakar pada bagian kulit

2. Bisa membantu menghaluskan kulit dan juga mencerahkan kulit

3. Bisa mengatasi atau membantu mengobati bagian tumit yang pecah-pecah

4. Bisa digunakan sebagai perawatan wajah

5. Bisa mengencangkan payudara dan juga memutihkan payudara.

Cara menggunakan minyak bulus

Setelah mengetahui manfaat dari kedua minyak bulus, Anda juga perlu mengetahui bagaimana cara menggunakan minyak bulus tersebut. Dengan tujuan mendapatkan hasil pengobatan yang maksimal, dan juga terhindar dari efek samping dari minyak bulus.

Minyak bulus adalah obat yang digunakan untuk tubuh bagian luar, sehingga Anda bisa mengetahui dosis yang tepat untuk menggunakan minyak bulus tersebut. Penggunaan minyak bulus dengan dosis yang tepat, akan memberikan Anda hasil yang sangat maksimal. Sehingga, Anda bisa merasakan secara langsung khasiat dari minyak bulus tersebut. Berikut cara menggunakan minyak bulus kuning kental (asli):

1. Sebelum Anda menggunakan minyak bulus ini, ada baiknya Anda mencuci bersih bagian atau area tubuh yang ingin diberi minyak bulus. Tidak lupa tangan juga harus dibesihkan terlebih dahulu, karena cara menggunakan minyak bulus ini dengan cara dioles. Tujuan membersihkan bagian atau area tubuh dan juga tangan tadi adalah, untuk menjaga kebersihan pada saat hendak menggunakan minyak bulus.

2. Setelah bagian tubuh atau area tubuh yang ingin diberi minyak bulus bersih dan kering, lakukan pengolesan pada bagian tubuh yang diinginkan tadi secara merata. Pada luka bakar, Anda cukup mengoleskan minyak bulus pada area luka bakar saja. Untuk bagian wajah, sebaiknya dioleskan tipis. Dan untuk bagian payudara dan reproduksi, Anda bisa mengoleskan minyak bulus secara merata serta memijat dengan halus dan lembut.

3. Setelah pengolesan pada bagian tubuh yang diinginkan selesai, selanjutnya diamkan kurang lebih 10 sampai dengan 20 menit. Dengan tujuan, agar zat yang terdapat pada minyak bulus bisa bekerja dengan optimal

4. Setelah didiamkan 10 sampai dengan 20 menit, Anda perlu membersihkan bagian tubuh yang sudah di oles dengan minyak bulus tadi dengan air bersih.

5. Penggunaan dengan dosis yang tepat akan mendapatkan hasil yang maksimal. Dosis pemakaian bisa dilihat pada kemasan minyak bulus.

Untuk penggunaan minyak bulus yang berwarna putih, pada dasarnya juga sama yaitu dengan cara dioleskan. Berikut cara menggunakan minyak bulus putih:

1. Apabila Anda ingin menggunakan minyak bulus putih pada bagian kulit kaki yang pecah-pecah, gatal, koreng, borok dan juga luka bakar. Anda bisa menggunakan 1 botol minyak bulus putih dalam waktu satu minggu. Penggunaannya juga sama seperti minyak bulus kuning kental, yaitu dioleskan pada bagian tubuh yang diinginkan.

2. Pada bagian payudara wanita, sebaikya juga menggunakan 1 botol minyak bulus putih dalam waktu kurang lebih 2 sampai dengan 3 minggu pemakaian. Dengan tujuan mendapatkan hasil yang langsung kerasa.

3. Minyak bulus putih digunakan pada pagi dan malam hari secara rutin, untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Jika dilakukan dengan tepat dan benar, maka Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal dari menggunakan minyak bulus tersebut. Minyak bulus yang asli atau berwana kuning kental, mempunyai kandungan asli yang langsung dari lemak bulus.

Hal ini dikarenakan proses pengolahannya yang hanya dijemur pada terik matahari, dan tidak menggunakan bahan-bahan lain sebagai campurannya. Untuk bisa membedakan minyak bulus yang asli dan yang palsu, Anda bisa melihat dari warnanya. Selain dari warnanya, minyak bulus yang asli memiliki aroma yang khas yaitu aroma anyir dari lemak bulus.

Apabila disimpan selama satu minggu, minyak bulus yang asli akan terlihat menggumpal. Keaslian dari minyak bulus ini bisa Anda lihat juga pada saat, minyak bulus disimpan dalam waktu yang lama. Jika terdapat gumpalan dan warna kuning dari minyak bulus tersebut tidak berubah, maka bisa dipastikan minyak bulus yang Anda punya adalah asli.

Untuk menjaga minyak bulu agar tetap awet dan tahan lama, diperlukan tempat penyimpanan yang bersih. Atau Anda juga bisa menjemur kembali minyak bulus tersebut. Agar aroma khas dari minyak bulus tersebut bisa hilang. Menjemur kembali minyak bulus bisa dilakukan setiap seminggu sekali.

Demikian ulasan diatas mengenai manfaat minyak bulus asli, minyak bulus putih, dan juga cara menggunakan kedua minyak bulus tersebut. Semoga ulasan diatas bisa membantu Anda dalam usaha mengobati dan juga merawat tubuh dengan cara tradisional. Dan juga menambah referensi Anda dalam memilih obat tradisional yang bisa menjaga kesehatan Anda secara alami.